juga ikut dimakan. Maka Poer pun bertanya padanya.
Poer : "Pak Panjul, Anda makan salaknya aneh."
Panjul: "Aneh gimana?"
Poer : "Anda makan salaknya plus kulit dan bijinya."
Panjul: "Memangnya kenapa?"
Poer : "Harusnya, kulit dan bijinya dibuang."
Panjul: "Maaf, Pak Poer. Saya membeli salak seluruhnya, bukan cuma daging buah
salak ini saja, tetapi juga kulit dan bijinya. Karena itu , mau dibuang atau
dimakan, itu terserah saya."
Poer : "*^$*&%#@&*)*%$*????"
0 komentar:
Posting Komentar